sedang apa kita ?
apa yang akan kita lakukan selanjutnya?
mau kemana kita?
apa yang sedang kita tunggu?
malam larut?
mata lebam?
rintik hujan agar terjebak?
pengunjung pergi?
pasar tutup dan kita diusir?
bahkan siapa kita juga kita belum sadar penuh
aku tahu kamu,
kamu tahu aku,
tapi kami tidak saling mengerti
kita menikmati keterjebakan ini
akhir cerita ini ...
juga mengambang
entahlah, biarkan Tuhan yang mengatur skenarionya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar