Selasa, 27 Desember 2011

pengorbanan sebuah rasa

kupertaruhkan masa depanku demi idealisme'mu
aku siap berjalan tanpa arah dan terombang-ambing demi mengikuti jejakmu
sejenak kulupakan segala cita-cita demi ambisimu
aku yang kaku dan ego,
dengan segera hancur bersama dengan hangat senyum misteri'mu
hadirmu yang tak terduga membuatku semakin bertanya
aku yang selama ini mengharap dan menghamba pada kepastian
tiba-tiba luluh ...
aku cinta ketidakpastian dan teka-teki
persetan dengan komitmen yang dengan susah payah kubangun selama ini
bukankan sebuah hubungan tidak selamanya harus beralaskan status dan kejelasan
bahkan Tuhan juga tak pernah memberiku kepastian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar